| by | Filed under News, PC & Tablet.

Untuk perangkat komputer, CPU (Central Processing Unit) atau biasa disebut Processor yang banyak dijumpai saat ini datang dari brand Intel (ada juga AMD, namun akan dibahas dilain waktu). Intel umumnya menghadirkan processor buatanya dengan penamaan seri (kode dan kelas) yang berbeda-beda. Contoh umum, Intel mengeluarkan seri processor dengan arsitektur Intel Pentium (Pentium 1,2,3,4, dual-core, Atom) dan Intel Core (Core i3,i5,i7, M).

Logo Processor

Penamaan yang berbeda dari seri processor tersebut juga dibarengi dengan jenis kecocokan socket agar dapat terpasang di motherboard. Nah disinilah pentingnya mengetahui jenis socket itu, dikarenakan tiap processor memiliki kompatibilitas yang berbeda-beda terhadap kebutuhan socket yang disediakan motherboard PC/Laptop.

Apa Manfaat Mengetahui Jenis Socket Processor?

Bila kamu ingin merakit sebuat PC Desktop atau ingin meng-upgrade Processor PC/Laptop, maka mengetahui jenis socket processor wajib hukumnya. Ini agar kamu bisa memastikan (tidak salah memilih) jenis processor yang sesuai dengan spesifikasi motherboard komputer yang dimilik.

Perlu diketahui, secara garis besar saat ini processor Intel yang beredar dipasaran tersedia tiga jenis opsi socket, yakni socket LGA series, PGA series dan BGA series. Ketiga jenis socket itu juga memiliki varian masing-masing.

Jadi bagi kamu yang ingin mengetahui perbedaan dari jenis-jenis socket pada processor (khusus Intel) itu, lebih detailnya simak pembahasan dibawah ini.

Socket LGA series

LGA merupakan singkatan dari Land Grid Array. Desainnya, pada processor terdiri dari kontak logam konektor, sedangkat kaki-kaki PIN terletak pada socket motherboard. Jenis socket ini umumnya banyak ditemukan pada PC Desktop.

Processor Socket LGA series

Socket LGA memiliki beberapa varian, diantaranya LGA 775 (Socket T), LGA 1150 (Socket H3), LGA 1155 (Socket H2), LGA 1156 (Socket H), LGA 1366 (Socket B) dan LGA 2011. Perbedaan dari jenis socket itu terletak dari banyak jumlah PIN nya.

Karena diciptakan untuk PC Desktop, jenis processor dengan socket LGA umumya dapat dengan mudah dilepas/pasang sehingga sangat memungkinkan bila kamu ingin mengupgrade processor, namun tentunya dengan socket yang sama sesuai kebutuhan motherboard.

Contohnya, processor Intel Core i3 3240 dapat kamu upgrade ke Intel Core i7-2600 pada motherboard dengan socket PIN LGA 1155, dikarenakan keduanya memiliki spesifikasi yang sama (lihat jenis processor dengan socket LGA 1155 disini).

Socket PGA series

PGA adalah singkatan dari Pin Grid Array. Desainnya, kaki-kai PIN berada langsung di processor, sementara kontak logam sebagai konektornya berada di socket motherboard. Kebutuhan socket PGA untuk processor Intel sendiri sering dijumpai untuk perangkat seperti Laptop (ada juga beberapa untuk PC Desktop).

Processor Socket PGA series

Socket PGA memiliki beberapa varian, diantaranya rPGA988A (Socket G1) dan rPGA 988B (Socket G2). Processor dengan socket PGA juga dapat dilepas pasang dari motherboard. Jadi Laptop dengan socket jenis ini tentunya sangat memungkinkan kamu untuk meng-upgrade processornya.

Misalnya Intel P600 Dual-Core dapat di upgrade ke Intel Core i3 390M pada motherboard Laptop dengan socket rPGA988A (lihat jenis processor dengan socket rPGA988A disini).

Socket BGA Series

BGA singkatan dari Ball Grid Array. Bila kamu menemukan perangkat komputer dengan jenis ini, itu menandakan perangkat tersebut memiliki processor yang langsung tersambung ke motherboard. Dengan kata lain, socket antara processor ke motherboard sudah tersolder paten dan tidak dapat dilepas/pasang.

Desain socket BGA sering dijumpai pada perangkat Notebook atau perangkat Hybrid 2 in 1 (yang bisa jadi tablet atau notebook). Selain itu, untuk beberapa Laptop keluaran baru saat ini juga kebanyakan sudah menggunakan jenis socket ini.

Processor Socket BGA series

Socket BGA juga bervariasi tergantung dari variannya, salah satu contoh bentuknya yaitu FCBGA518, FCBGA1234, FCBGA1170 dan sebagainya.

Karena tidak dapat dilepas/pasang, sudah jelas perangkat yang menggunakan socket BGA sangat tidak memungkinkan processornya untuk di upgrade (terkecuali kamu menggantinya dengan perangkat baru).

2 Responses to “Socket LGA, PGA dan BGA pada Processor Intel, Apa Bedanya?”

Leave a Reply