| by | Filed under PC & Tablet, Tips & Tutorial.

Bisakan Processor Laptop di Upgrade? Jawabnya tentu saja bisa selama laptop tersebut masih menggunakan processor dengan jenis socket yang kaki-kaki pinnya dapat dilepas pasang. Kalau di Laptop dengan Processor berbasis Intel biasa disebut dengan socket PGA.

Jadi bila kamu memiliki Laptop dengan processor yang dapat dilepas pasang, maka tentu kamu bisa meng upgrade processor-nya dengan spesifikasi yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Hasil upgrade processor Acer 4741Z dari Intel Pentium P6000 ke Core i3 390M

Contoh hasil upgrade processor Acer 4741Z dari Intel Pentium P6000 ke Core i3 390M

Nah karena kebetulan admin ikeni.net juga baru saja melakukan upgrade pada Laptop Acer Aspire 4741z milik pribadi, maka sekalian saja tata cara upgrade processor, admin share lewat artikel ini.

Jelasnya untuk melakukan upgrade processor, ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelumnya. Diantaranya ialah sebagai berikut.

1. Cek jenis socket Processor Laptop Lebih Dahulu

Sebelum memutuskan untuk melakukan upgrade, pastikan dulu socket process di laptop kamu menggunakan socket yang dapat dilepas pasang, semisal menggunakan socket PGA (baca: Perbedaan Socket PGA dan BGA Pada Processor Intel).

Untuk jenis Intel Processor, kamu bisa mengecek (search) jenis socket Laptop kamu di http://ark.intel.com/id/. Pastikan jenis socket processor laptop saat ini menggunakan socket PGA. Contoh untuk processor Acer Aspire 4741Z milik admin (sebelum upgrade) adalah Intel Pentium P6000 dengan socket PGA988 (Socket G1 / rPGA988A). Jadi dapat di upgrade karena memungkinkan untuk dilepas pasang.

2. Siapkan Processor pengganti dengan Socket yang sesuai

Untuk keperluan upgrade, pastikan kamu menyediakan processor pengganti yang sesuai dengan jenis socket Laptop processor sebelumnya (jangan sampai salah). Cohtoh Acer Aspire 4741Z dengan processor Intel Pentium P6000 dapat di upgrade ke Intel Core i3-390M karena sama-sama menggunakan Socket G1/rPGA988A (list socket yang sama bisa lihat disini).

Sementara untuk menemukan processor pengganti, cari saja di situs jual beli online. Tapi ingat untuk processor laptop, kamu tidak akan menemukan yang baru (segel) karena memang processor laptop tidak di diperjual belikan secara umum. Jadi solusinya, cari saja processor copotan (bekas namun masih bagus) yang di jual orang.

3. Update BIOS Laptop ke Versi Baru (Opsional)

Untuk menambah kemampuan sistem Laptop dalam menangani jenis-jenis hardware terbaru, update BIOS laptop juga kadang di perlukan (baca: Cara Update Versi BIOS). Jadi ada baiknya sebelum upgrade processor, BIOS laptop juga perlu diperbarui lebih dahulu sebagai persiapan agar laptop nantinya dapat menangani processor baru secara optimal.

Tapi sekali lagi, ini sifatnya opsional (bisa diperlukan ataupun tidak). Dan tentunya memperbarui versi BIOS bisa dilakukan kapan saja, baik itu sebelum ataupun sesudah upgrade processor. Intinya tergantung dari kebutuhan Laptop. Misal ketika usai upgrade processor dan ternyata system masih dapat menangani hardware dengan baik, maka berarti diposisi ini update BIOS ke versi baru belum diperlukan.

Memulai Proses Upgrade Processor Laptop

Bila semua hal-hal diatas sudah terpenuhi, maka selanjutnya langsung ke tahap proses upgrade processor. Untuk tahap ini dicontohkan cara mengganti processor Intel Pentium P6000 ke Intel Core i3-390M pada Acer Aspire 4741Z.

Upgrade Prosesor Laptop

Langkah pertama tentu kamu harus membuka terlebih dahulu case Laptop (untuk membuka case tidak perlu diajarkan lagi yah!).

Setelah itu silahkan lepaskan processor lama dengan cara memutar kekiri pengunci socket hingga processor terangkat dengan sendirinya.

Melepas Processor Laptop

Berikutnya pasang processor baru, dan tentunya jangan lupa gunakan Thermal Paste (Pasta Processor) berkualitas agar nantinya processor laptop-mu tetap adem saat digunakan. Setelah itu pasang kembali semua komponen dan case, lalu nyalakan laptop untuk melihat hasilnya.

Perhatian:

Saat pertama kali Laptop hidupkan (usai mengganti processor), kadang ada laptop yang hanya menyala sebentar (belum sampai ke boot Windows) lalu mati kembali. Jika hal demikian terjadi jangan panik, karena ini biasanya hanya merupakan penyesuaian system hardware pada BIOS. Apabila laptop mati, kamu cukup menghidupkannya kembali hingga menyala dengan normal.

Selain itu jika laptop baru di nyalakan pertama kali, Windows juga akan melakukan penyesuaian hardware. Kamu tunggu saja sejenak hingga Windows benar-benar mengenali hardware baru secara baik.

18 Responses to “Cara Upgrade Processor Laptop”

  1. gan.. ane laptop socket PGA procesor i5 mau ganti ke i7..
    nah, i5 itu makan 35 watt, klo i7 makan 45 watt.. kira” ngefek ga ya kalo ganti?
    apa laptop bisa menyesuaikan penerimaan watt nya?

    mohon pencerahan 😮

  2. Gan yg ana punya laptop. Laptop acer v5-131series. Nah laptop tuh bisa di up ga processor nya. Kalau bisa socket yg cocok nya brpa untuk. Core i3
    Terima kasih

  3. Eh gk jadi kk, karena celeron 1005m saya PGA dan yang mau saya beli core i5 3230m ada yg PGA juga, td lihat d web intel yg kpilih yg BGA hehe

  4. Saya punya laptop dell mau ganti prosesor.yang bawaannya intel pentium N3540 pengen ganti core i5 kiran kira code prosesornya apa yang sama. Tks

  5. Mas saya upgrade processor dari p4750 ke q9000 core2duo ke core2quad tidak bisa masuk windows. Padhal di bios sudah detect. Sedabgkan bios sufah terbaru. Mhon dbantu analisanya

  6. mas, saya upgrade prosesor laptop saya dari intel core i3 ke intel core i5, namun saat main game bukannya cepat, malah lebih lambat. mohon bantuannya mas ^^

Leave a Reply